Tuesday, December 16, 2008

"A Good-bye Kiss" for George Bush from Iraqi

BAGHDAD (Reuters) - An Iraqi reporter called President George W. Bush a "dog" and threw his shoes at him on Sunday, sullying a farewell visit to Baghdad meant to mark greater security in Iraq after years of bloodshed.

Just weeks before he bequeaths the unpopular Iraq war to President-elect Barack Obama, Bush sought to underline improved security by landing in daylight and venturing out beyond the city's heavily fortified international Green Zone.

He declared the war "not over" despite recent gains.

In a sign of lingering anger over the war that will define the Republican president's foreign policy legacy, an Iraqi journalist shouted in Arabic "this is a goodbye kiss from the Iraqi people, dog," and hurled his shoes at Bush during a news conference with Prime Minister Nuri al-Maliki.

Throwing shoes at somebody is a supreme insult in the Middle East. One of the shoes sailed over the president's head and slammed into the wall behind him and he had to duck to miss the other one. Maliki tried to block the second shoe with his arm.

"It's like going to a political rally and have people yell at you. It's a way for people to draw attention," Bush said. "I don't know what the guy's cause was. I didn't feel the least bit threatened by it."

Another article:

BAGHDAD, Dec 15 (Reuters) - The Iraqi journalist who threw his shoes at U.S. President George W. Bush has become the talk of Iraq, hailed by marchers as a national hero but blasted by the government as a barbarian.

The little-known Shi'ite reporter, said to have harboured anger against Bush for the thousands of Iraqis who died after the 2003 U.S.-led invasion, had previously made headlines only once, when he was briefly kidnapped by gunmen in 2007.

TV reporter Muntazer al-Zaidi remained in detention on Monday, accused by the Iraqi government of a "barbaric act." He would be sent for trial on charges of insulting the Iraqi state, said the prime minister's media adviser, Yasin Majeed.

His employer, independent al-Baghdadiya television, demanded his release and demonstrators rallied for him in Baghdad's Sadr City, in the southern Shi'ite stronghold of Basra and in the holy city of Najaf, where some threw shoes at a U.S. convoy.

"Thanks be to God, Muntazer's act fills Iraqi hearts with pride," his brother, Udai al-Zaidi, told Reuters Television.

"I'm sure many Iraqis want to do what Muntazer did. Muntazer used to say all the orphans whose fathers were killed are because of Bush."

Zaidi shouted "this is a goodbye kiss from the Iraqi people, dog," at Bush in a news conference he held with Prime Minister Nuri al-Maliki during a farewell visit to Baghdad on Sunday.

The journalist then flung one shoe at Bush, forcing him to duck, followed by another, which sailed over Bush's head and slammed into the wall behind him. Throwing shoes at someone is the worst possible insult in the Arab world. Zaidi was dragged struggling and screaming from the room by security guards and could be heard shouting outside while the news conference continued after momentary mayhem.

'BARBARIC'

The government said Zaidi had carried out "a barbaric and ignominious act" that was not fitting of the media's role and demanded an apology from his television station.

Al-Baghdadiya television played endless patriotic music, with Zaidi's face plastered across the screen.

A newscaster solemnly read out a statement calling for his release, "in accordance with the democratic era and the freedom of expression that Iraqis were promised by U.S authorities."

It said that any harsh measures taken against the reporter would be reminders of the "dictatorial era."

The Iraqi Journalists' Syndicate said Zaidi's "far from professional" and irresponsible conduct had placed it in an "embarrassing and critical" situation. Nevertheless, it called on Maliki to release him for humanitarian reasons.

"It was the throw of the century. I believe Bush deserves what happened to him because he has not kept his promises to Iraqis," said Baghdad resident Abu Hussein, 48.

Parliamentary reaction was mixed, with some saying Zaidi chose the wrong venue for his protest. Others cheered.

"Al-Zaidi's shoe is the most famous shoe in the whole world," said Fawzi Akram, a Turkman lawmaker loyal to anti-American Shi'ite cleric Moqtada al-Sadr.

A Libyan charity group chaired by leader Muammar Gaddafi's daughter, Aicha Gaddafi, gave Zaidi an award for bravery.

Zaidi, now in his late 20s, spent more than two days blindfolded, after armed men kidnapped him in November 2007. He said at the time that the kidnappers had beaten him until he lost consciousness, and used his necktie to blindfold him.

He never learned the identity of the kidnappers, who questioned him about his work but did not demand a ransom.

Colleagues say Zaidi resented Bush, blaming him for the bloodshed that ravaged Iraq. It did not appear that he had lost any close family members during the sectarian killings and insurgency, which in recent months have finally begun to wane. (Additional reporting by Haidar Kadhim and Wissam Mohammed; Writing by Michael Christie; Editing by Dominic Evans)

Tuesday, December 9, 2008

Sebuah cerita di hari Selasa Pagi

Sudah hampir seminggu ini Jogja bergerimis-dingin-lembab-menyebalkan. Menyebalkan buat saya, karena cucian baju tak kunjung kering, sementara yang basah terus bertambah. Dan saya adalah pecinta sinar matahari. Yang berpendapat bahwa sinar matahari baik untuk segala aspek ke-makhlukhidup-an, termasuk juga aspek pengeringan cucian. Jadi saya ini jenis manusia yang tidak mempan dengan segala iklan tentang mesin pengering cucian dkk. Pokoknya, bagi saya, baju harus terkena sinar matahari... (he he he, jadi ingat kata2 almarhum bapak saya: Ohalah, Nduk... Kalo sudah keluar kata-kata 'pokoknya', wis koyo debat sama kusir alias debat kusir....). Beruntung saya tinggal di Indonesia yang kaya sinar matahari (kecuali seminggu belakangan ini, yang berasa matahari sedang pelit sinar) dan beriklim ramah (sekali lagi, seminggu belakangan adalah perkecualian...).

Hari Selasa kemarin termasuk salah satu hari yang lumayan basah-lembab-dingin-menyebalkan. Kesebalan saya sedang pada level moderate-agak tinggi. Pasalnya, hari itu saya mau ikut pre-wedding photographic session sepupu saya. Heiss, bukan saya yang difoto yak. Saya cuman mau ikut nimbrung jeprat-jepret, sekaligus meguru pada yang sudah mumpuni. Magang lah, ceritanya. Tapi kok ya semenjak pagi cuaca tidak mau berkompromi. Sebetulnya kalau cuma kehujanan badan, bagi saya tidak apa2. Mengingat jaman muda dulu, waktu masih sering naik-turun gunung, saya termasuk jenis yang water-proof. Gak bakal masuk angin kalo cuman tertimpa air hujan. Cuman masalahnya, kamera yang akan saya bawa ini adalah kamera yang masih disayang-sayang sama hubby. Ya walaupun bukan kamera yang top-branded kayak punya orang2 yang sudah canggih foto-memfoto bgitu, tapi bagi kami, kaum amatir yang sedang akan mencoba berhobi fotografi, sudah masuk kategori lumayan lah...

Jadi, selewat mengantar anak-anak ke sekolah, saya langsung menuju lokasi pemotretan yang pertama. Kebetulan masih ada di dalam kota: Tamansari. Masih dibawah siraman hujan rintik2 berfrekuensi tinggi saya tidak berani menjalankan mobil dengan kecepatan lebih dari 40 kmpj. Dan begitu pulalah pemakai jalan yang lain. Alhasil, semua kendaraan berjalan nggremet di jalanan yang jadi berasa penuh sesak. Kalau tidak mengingat hasrat yang menggebu untuk ikut meguru tadi, rasanya sudah mau balik kanan sajalah. Pulang ke rumah dan meneruskan membaca ulang trilogi Lusi Lindri-nya Romo Mangun.

Akhirnya, alon-alon waton kelakon, saya sampai di alun-alun utara di kompleks keraton. Tidak biasanya, dihari kerja dan bukan musim liburan ini, area tersebut ramai penuh orang. Iseng-iseng saya melambatkan kendaraan dan melirik-lirik pengen tahu. Ternyata sedang ada kirab prajurit keraton yang berpakain lucu-lucu dan beraneka warna, lengkap dengan senjata mereka. Tergodalah saya untuk berhenti sebentar, sekedar untuk memuaskan mata dan rasa ingin tahu. Biarlah orang-orang di lokasi pemotretan Tamansari, memulai aktifitasnya tanpa saya. Toh saya hanya sekedar orang magang yang tidak akan banyak membantu, bahkan mungkin malah akan merecoki.

Tetapi rupanya hanya sekedar berhenti di pinggir jalan di area alun-alun bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Dalam kondisi hujan agak-sedikit-lebat, kerumunan orang2 yang juga berniat menonton kirab, ditambah lagi antrian kendaraan yang mau lewat, dan Polantas galak yang tidak terlihat senang karena harus bertugas dibawah guyuran hujan, urunglah niat saya untuk memarkir kendaraan di pinggir jalan. Perjalanan berlanjut ke Tamansari.

Sampai di Tamansari, ternyata sesi pemotretan belum dimulai juga. Bunga yang untuk dipegang oleh calon pengantin tertinggal di rumah, di Bantul !! Dan ini Bantul di pinggir pantai sana yak, bukan sekedar Bantul perbatasan dengan Kodya.

Akhirnya, demi sopan santun saya tinggal disitu untuk mengobrol dengan sepupu2 saya, sambil menunggu si bunga datang. Dan tidak berasa, jam di HP saya sudah menunjukkan pukul 10:27, dan saya sudah harus menjemput Nino jam 10:30 !! Jadi, pulanglah lagi saya melintasi rute yang sama, yang masih bergerimis, masih nggremet, masih padat oleh kendaraan, melintasi batas kota untuk menjemput Nino dari sekolahnya.

Tanpa hasil deh saya pagi itu menggotong2 tripod dan kamera beserta uba-rampenya. Yah, mungkin memang bukan peruntungan saya di hari Selasa pagi itu.

Wednesday, September 24, 2008

25 Produk Makanan yang Berbahaya bagi Kesehatan

Beberapa hari yang lalu saya terkaget2 mendengarkan berita di radio ttg produk makanan yang ditarik dari pasaran karena menggunakan produk susu dari China yang mengandung bahan melamin. Bukan kenapa-kenapa, tapi beberapa dari produk itu adalah jajanan kesukaan anak-anak saya (yang jelas sudah lulus sensor saya sebagai aparat keamanan bagian jajanan anak-anak).

FYI, melamin adalah bahan kimia berbasis organik yang banyak ditemukan dalam bentuk kristal putih dalam nitrogen. Biasa digunakan sebagai bahan campuran plastik dan pupuk. Melamin tidak punya nilai nutrisi, tapi kaya nitrogen, sehingga apabila dicampur dengan susu akan membuat kadar protein susu seolah lebih tinggi ketimbang aslinya.

Demikian kronologis gonjang-ganjing bahan makanan bermelamin yang saya lansir dari detikyogyakarta.net

Desember 2007: Perusahaan susu Sanlu Group, Cina, menerima keluhan produk mereka membuat bayi sakit.

Juni 2008: Sanlu menemukan susu bubuknya mengandung melamin.

30 Juni 2008: Lima bayi di Hunan sakit batu ginjal karena susu Sanlu.

11 September 2008: Sanlu, yang sahamnya dikuasai Fonterra, Selandia Baru, menarik 700 ton susu formula.

21 September 2008: Departemen Kesehatan Cina mengumumkan 53 ribu bayi sakit dan empat meninggal karena susu beracun itu.

22 September 2008: Departemen Kesehatan RI menarik susu Guozhen produksi Cina.

23 September 2008: Badan Pengawas Obat dan Makanan mengumumkan 28 jenis makanan yang mengandung susu asal Cina.

Sementara produk-produk makanan yang ditarik dari peredaran oleh Badan POM adalah sbb:

1. Jinwel Yougoo Susu Fermentasi Rasa Jeruk
2. Jinwel Yougoo Aneka Buah
3. Jinwel Yougoo tanpa Rasa
4. Guozhen susu bubuk full cream
5. Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Cokelat
6. Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Vanila
7. Oreo Stick Wafer
8. Oreo Stick Wafer (disebut dua kali, karena ukuran berbeda)
9. Oreo Cokelat Sandwich Cookies
10. M&M’s Kembang Gula Cokelat Susu
11. M&M’s Cokelat Susu
12. Snicker’s (biskuit-nougat lapis cokelat)
13. Dove Choc Kembang Gula Cokelat
14. Dove Choc
15. Dove Choc (disebut dua kali, karena ukuran berbeda)
16. Natural Choice Yoghurt Flavoured Ice Bar
17. Yili Bean Club Matcha Red Bean Ice Bar
18. Yili Bean Club Red Bean Ice Bar
19. Yili Prestige Chocliz
20. Yili Chestnut Ice Bar
21. Nestle Dairy Farm UHT Pure Milk
22. Yili High Calcium Low Fat Milk Beverage
23. Yili High Calcium Milk Beverage
24. Yili Pure Milk 205 ml
25. Yili Pure Milk 1 L
26. Dutch Lady Strawberry Flavoured Milk
27. White Rabbit Creamy Candy
28. Yili Choice Dairy Frozen Yoghurt Bar (kembang gula)

Jadi, memang paling aman mengkonsumsi makanan 'rumahan' ya.... He he he, harus sering2 berkunjung ke blognya Lina nih, biar jadi pinter masak...

Saturday, September 20, 2008

Indonesiaku oh Indonesiaku...

Sedih rasanya membaca posting Mbakyu saya yang menceritakan hal-hal menyebalkan yang diperlukan orang Indonesia untuk masuk apply visa German. Dengan segala macam pertanyaan dan persyaratan yang (menurut saya) sudah sampai pada taraf mengada-ada dan menyebalkan. Padahal, kalau menurut pandangan saya pribadi, Indonesia jaman sekarang rasanya lebih 'bersih' daripada Indonesia jaman orde baru dulu.

Well, tapi mungkin segala apriori tentang orang Indonesia pada umumnya memang sudah susah untuk dihilangkan. Ironis dengan segala slogan: martabat dan kebanggaan sebagai bangsa besar yang cinta pada kebudayaan sendiri ya....

Tanpa mengurangi keprihatinan saya terhadap cerita Mbakyu dalam usaha mendatangkan ibunda dan adinda beliau ke German, saya baru saja mendapat artikel menarik nih. Tentang penolakan beberapa warga negara US untuk masuk dan dipekerjakan di Indonesia. Regardles betapa murah dan gampangnya bagi mereka untuk masuk ke Indonesia.

Dengan meningkatnya tingkat kriminalitas di ibukota dewasa ini, pemerintah Indonesia telah mengirimkan proposal penawaran kerja kepada sejumlah superhero dari negara paman Sam.
Proposal para superhero diminta kesediaannya untuk bekerja di Indonesia dalam kerjasama dengan Mabes Polri untuk memerangi kriminalitas yang marak terjadi di kota2 besar Indonesia , khususnya Jakarta. Tetapi tidak diduga sejumlah besar superhero menolak ajakan kerjasama ini. Berikut adalah alasan penolakan tersebut:

1. BATMAN (Bruce Wayne)
Bruce Wayne menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan yang terlalu dibuat-buat. Alasan beliau adalah dia keberatan menanggung pajak impor Bat-Mobile ke Indonesia. Bayangkan saja pajak impor mobil mewah yang selangit, apalagi untuk Bat-Mobile yang secanggih itu.

2. SPIDERMAN (Peter Parker)
Parker juga menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan di Indonesia hanya ada sedikit sekali gedung tinggi, yang menyulitkan dia untuk bergelantungan dari gedung ke gedung. Kalaupun ada gedung tinggi, jaraknya terlalu berjauhan, sehingga sangat menyulitkan. Belum lagi saat bergelantungan, dia takut kecantol kabel listrik dan telepon yang banyak berserakan di langit2 kota besar di Indonesia.

3. INVISIBLE GIRL ( Susan Storm)
Menolak dengan alasan minder. Kemampuan menghilang yang dimilikinya masih jauh kalah dengan kemampuan menghilang orang2 Indonesia . Berikut wawancara yang dilakukan dengan CNN: 'Saya sih hanya bisa menghilangkan diri saya sendiri. Banyak orang di Indonesia yang bukan hanya bisa menghilangkan diri sendiri, malahan hutang, aset2 negara yang pernah dikuasai sampai hutang2 korupsipun bisa dihilangkan juga. jadi, saya minder, nih...'

4. THE THING
Menolak dengan alasan di Indonesia sudahbanyak orang dengan kulit yang lebih tebal dari saya. Bukan hanya kebal peluru, malahan sudah kebal malu segala.

5. HUMAN TORCH (Johnny Storm)
Menolak juga sama dengan anggota2 Fantastic 4 yang lain, karena belum juga mulai bekerja, dia sudah mendapat panggilan dari Kejagung karena dicurigai menjadi dalang terbakarnya beberapa pasar di Indonesia..

6. THE FLASH (Barry Allen)
Sebenarnya Allen sudah mempertimbangkan untuk menerima proposal ini, tetapi setelah melakukan survey ke berbagai lembaga pemerintahan dia akhirnya menolak. Bayangkan saja, untuk mendapatkan tanda tangan KTP, orang harus menunggu berhari-hari. Itupun masih sabar. Jadi, kesimpulan saya, orang Indonesia tidak memerlukan seorang superhero yang memiliki kekuatan berupa kecepatan. Kecepatan tidak ada artinya buat bangsa yang alon2 waton kelakon.

7. SUPERMAN (Clark Kent )
Sang manusia baja ini menolak dengan sopan, karena saya takut disangkutkan dengan tuntutan melakukan aksi pornografi/pornoaksi karena celana depan saya di depan.

8. AQUAMAN
Merasa tidak kuat setelah mencoba pekerjaan baru di Indonesia , karena lautnya sudah tercemar lumpur Lapindo.

9. WONDER WOMAN
Pada mulanya, sang peace ambassador dari Amazon ini merasa yakin bisa membantu pemerintah Indonesia. Tetapi setelah pengamatan lebih lanjut, dia akhirnya menolak juga dengan alasan: kalau saya mati di US dalam menunaikan tugas kan masih bergengsi, dibunuh monster/villain. Di Indonesia bisa2 saya mati digerebek FPI gara-gara kostum saya yang super seksi ini.

10. CAT WOMAN
Menolak setelah ketakutan mendengar lagu Kucing Garong.

Semoga posting yang saya comot dari milis tetangga ini bisa sedikit menghibur hati Mbakyu Ade. Coba dirimu melahirkan di Jogja sini, everythings will be easier for most of the people who cares about you...

Idiot on the computer

Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir. Bukan Anda saja yang merasa demikian. Jim Cartlon, seorang jurnalis Wall Street Journal, baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika. Dan ternyata keluhan mereka jauh lebih “idiot” daripada yang kita kira..

Berikut

1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANY Key” menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telefon yang menanyakan letak tombol “ANY” di keyboard.

2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan mouse tersebut tidak bisa digunakan… karena masih terbungkus rapi di dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) punya phobia (ketakutan) pada mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik.

3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label yang tertempel di disket itu.

4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen tersebut.

5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan fax via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon, petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer dengan cara menempelkan kertas yang akan di fax di depan monitor.

6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya membersihkan keyboard, dia menjelaskan, “Saya mencuci dan menggosok semua bagian keyboard dengan sabun, lalu membilasnya dengan air, dan menjemurnya. “

7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan komputer yang baru dibelinya. “Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi setiap kali saya tekan pedal kaki, tidak terjadi apa-apa.” Setelah diselidiki ternyata “pedal kaki” yang dimaksud orang itu adalah :
mouse.

8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya. Ketika teknisi DELL menanyakan apakah “power switch” sudah dinyalakan, dia balik bertanya, “Power switch apa?”

9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan seorang konsumen :

Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?
Novell : Ya, bisa dibantu?
Penelepon : Tatakan gelas di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa menggantinya?
Novell : Tatakan gelas ? Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer?
Penelepon : Tidak. Tatakan gelas ini sudah ada di komputer saya. Dan ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan “CD-ROM, 16X”.

(Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan telepon dan tertawa terpingkal-pingkal. ..)

sumber : milis sebelah...

Monday, September 15, 2008

Mencari Sahabat Lama

Kena timpuk sama bumil di Munich dan bungil (ibu mungil, hi hi hi...) di Oklahoma untuk meneruskan posting dengan topik ini.

Jelas semangat dan hepi dong sayanya kena timpuk, lha wong sudah lama pengen posting tapi ogah mikir. Kebetulan banget kok ya beberapa hari terakhir ini saya teringat beberapa teman saya yang Missing In Action (halah!!). Bahkan lewat FS pun susah dicari.

Begini nih aturan mainnya:

1. Tulisan harus berjudul Mencari Sahabat Lama

2. Tuliskan 7 sahabat yang sedang kita cari.

3. Sertakan identitas sahabat yang sedang dicari itu (Seperti asal Daerah, Sekolah, dll)

4. Tuliskan 7 MP-ers yang harus membuat postingan seperti ini.

5. Selain itu, untuk 7 MP-ers pengintip pertama juga berkewajiban untuk membuat postingan serupa.

6. Tuliskan aturan ini di awal tulisan.

7. Harus dikerjakan dalam waktu maksimal 7x24 jam sejak dibaca postingan ini!

Jadi, inilah the missing people-nya:

1. Aina

Teman kuliah saya di Geofisika-UGM, mulai tahun 1993. Lulusan SMAN 6 Yogyakarta. Waktu itu keluarganya tinggal di Jogja. Mamanya pinter banget bikin kue sopia (waktu saya Kuliah Lapangan di Klaten dulu, pernah dianterin kue ini setas penuh !!). Berhubung kami seangkatan hanya ber-14 orang, jadi berasa banget kalo ada satu yang hilang dari peredaran.

2. Bagus Priyo Suswantoro

Asal dari Madiun, lulusan ITB Tekhnik Elektro (atau Mesin ya?). Teman sekerja jadi tukang insinyur di Schlumberger dulu. Terakhir masih mengirim email balasan ketika saya resign beberapa tahun yll. tapi semenjak itu tidak pernah lagi membalas imel saya.

3. Andriani Retno Kusumastuti, aka. Anik

Berasal dari keluarga yang nomaden berhubung ayahnya sering berpindah2 tugas. Si Bapak terakhir kali saya ketahui menjabat sebagai Kepala Kantor Departemen Penerangan di Solo (tentu saja ketika departemen ini masih eksis). Dia teman saya SMA di SMAN 1 Temanggung, yang melanjutkan ke Prodip Pajak. Saya terakhir kali bertemu tahun 95-an di Solo.

4. Maria Magdalena

Saya tahu, nama itu tidak spesifik sekali. Tapi hanya nama itulah yang teringat oleh saya. Dia teman terdekat saya waktu masih TK dulu, di TK Cor Jesu Temanggung. Terakhir kali saya bertemu ketika kelas nol besar, tahun 1979. Kami berpisah karena ayahnya pindah ke Menado, ke tempat asalnya.

5. Hendri Eka Bakti

Asal dari Bengkulu. Tekhnik Kimia UGM angkatan 1992. Teman KKN, tetangga sub-unit dan tetangga kos. Tahun 1998-an kos di daerah Pogung Dalangan.

6. Agus

Saya lupa siapa nama lengkapnya. Teman kuliah, di Geofisika-UGM angkatan 1992. Bermasalah dengan kuliahnya dan tidak pernah lulus. Asal dari Malang. Teman ngobrol yang menyenangkan, hampir 3 hari sekali main ke kos saya untuk sekedar cerita ngalor-ngidul antara teman, sebelum akhirnya dia tenggelam dalam komputernya.

7. Indah

Saya lupa juga nama lengkap teman saya yang satu ini. Anak Geodesi-UGM angkatan 1995. Dulu teman kos saya sama-sama di Pogung Dalangan, sampai akhirnya pindah kos karena ada masalah. Keluarganya tinggal di Solo. Terakhir saya telpun ayahnya )sekitar thn 2001-an) dia bekerja di NTB, tapi tidak pernah bisa saya hubungi.

Ternyata sulit juga mensortir missing people. Soalnya sebelum nulis kayaknya yakin banget bakal mengalir banyak. Tapi ternyata setelah mulai menulis, susah juga 'menemukan' teman yang benar-benar hilang.

Yang agak lucu nih, setelah setahun lebih tinggal di Taman Cemara ini, baru beberapa waktu yang lalu (sepulang dari Kuwait), saya tahu dan menyadari bahwa tetangga seberang jalan (yang rumahnya pasti selalu saya lewati kalau hendak keluar dari perumahan) adalah teman saya SD dulu !!! Dan saya masih ingat sekali nama lengkapnya. Selama ini padahal keluarga itu sering jadi topik pembicaraan kami, karena kebetulan anak bungsu mereka sebaya Nino dan jadi teman sepermainan sehari-hari. Saya tidak terlalu ngeh, soalnya pembantu saya selalu menyebut dia dengan sebutan: "mamanya Manda" atau "Bu Affan"...

Nah, sekarang saatnya meneruskan timpukan berantai ini kepada teman-teman.

1. Mbakyu Ade si perut gendut, he he he...

2. Mbakyu Retno di Bangkok sana

3. Sodari Titi Mulyani

4. Cie Lisa di Cirebon

5. Dik Maia

6. Ibu Zae di Duri sana

7. Sodara Mumun Muna (eh, sodari, ding.... Peace ya, Mun !)

Ayuh, ibu-ibu... Siapa tahu anda sedang beruntung. Teman yang anda cari ternyata adalah bagian dari Multiply network... Tapi jangan cari mantan pacar, nanti saya kena timpuk beneran sama suami-suami kalian... (bagi yang sudah bersuami loh, hi hi ho ho...).

Dan untuk 7 pengintip pertama, hati-hati ya.... Anda bakal jadi korban berikutnya untuk saya timpuk !!

Thursday, September 4, 2008

When my son proposed a girl....

Punya anak ternyata berarti juga mendapat kejutan-kejutan baru seumur hidup. Ketika anak-anak masih bayi dulu, kejutan yang didapat adalah melihat keajaiban manusia kecil melakukan sesuatu yang lucu. Bertambah hari, bertambah kebisaan dan kelucuannya.

Ketika anak-anak sudah seumur sekarang, saya masih juga sering terkejut-kejut dengan berkembangnya pola pikir dan reaksi mereka pada suatu kejadian. Kadang-kadang, bagi saya, tingkah laku mereka unpredictable.Yang memberi saya pengetahuan bahwa mereka adalah sesosok manusia yang punya pola pikir sendiri dan bahwa saya tidak selalu mengenal mereka seperti yang saya kira (walaupun sebagai ibunya, saya adalah manusia yang paling dekat berelasi dengan mereka).

Nah, ide postingan kali ini adalah kejutan (sekali lagi) dari anak sulung saya, Daffa, aka Abang. Sudah beberapa hari ini dia berbicara ttg menikah. Mulai dari "Mama menikah sama Papa sebelum ada Abang, ya?". Ya iya lah, nak..... sampai ke "Kalau laki-laki itu harus menikah dengan perempuan ya, Ma? Kok bisa begitu, kenapa?"

Kemudian, dua hari yang lalu, usai membaca cerita dan lampu sudah dimatikan menjelang tidur malam hari, tiba-tiba Abang mengatakan sesuatu dengan nada serius dan berkesan agak malu.

"Ma, tadi pagi Abang membisiki Echita begini: Echita, kamu mau nggak menikah sama aku?"

???

Untuk sesaat saya tidak tahu harus berkomentar apa. Saya tahu, kalau saya tertawa atau meremehkan pertanyaannya, dia akan berhenti bercerita kepada saya perihal pikiran2nya ataupun ide2nya. Tapi saya juga bingung, komentar paling tepat yang bagaimana yang harus saya lontarkan untuk menanggapi ceritanya. FYI, Echita ini adalah teman sekelas Abang di Sunsmile.

Jadi, sambil memikirkan respon yang tepat supaya si Abang tidak tersinggung, saya balik bertanya:

"Trus, Echita bilang apa?"

"Dia bilang : Daffa ini lucu banget..."

Hmmm....

Setelah agak terdiam beberapa menit, saya bilang pada Abang:

"Bang, sebenarnya mama lebih senang kalau Abang ini menikah ketika sudah besar loh. Soalnya, kalau Abang menikah sekarang atau dalam waktu dekat ini, Mama jadi sedih karena Mama jadi gak bisa peluk-peluk Abang lagi. Trus kalau Mama kangen sama Abang gimana dong? Nanti Mama nangis..."

"Jangan sedih dong, Ma... Iya deh, Abang janji, menikahnya kalau Abang sudah besar aja. Tapi, biarpun sudah menikah, Abang masih boleh tidur dikelonin Mama kan?"

Ha ha ha, lha wong sudah menikah kok masih mau dikelonin simboknya loh....