Saturday, September 22, 2007

Mama, mamm enyak...

My baby boy made an understandable statement when we had dinner today. Ketika itu kami lagi makan sate ayam dari tukang sate yang lewat di depan kompleks. Sambil mengunyah sate ayam plus lontong yang berbumbu kacang, dia melihat ke saya sambil menunjuk ke mulutnya: "Mama, mamm enyak..."

Ohalah, Nak... Kalau sate ayam bisa membuatmu lancar berbicara dan berkomunikasi, biarlah hari-hari besok emakmu belikan lagi sebanyak kamu mau....

Friday, September 21, 2007

Sendowo D-68 (part 2)

(part 2)

Sebenarnya saya cuman mau cerita sedikit menambahkan yang kemaren. Tentang keheranan saya. Betapa mereka, para anggota keluarga D-68, tidak berubah (kecuali bertambah tua tentunya...). Cara mereka memandang suatu permasalahan, cara mereka merespons masalah mereka, cara mereka berbicara dan bercerita....

Hhhh.... walaupun saya tidak ingat pasti alasan saya pindah dari D-68, tapi saya yakin bahwa itu adalah keputusan yang terbaik yang tidak pernah saya sesali.

O iya, disana saya ketemu Bu Nanik, Mas Avi beserta istri dan

Sendowo D-68 (part 2)

(part 2)

Sebenarnya saya cuman mau cerita sedikit menambahkan yang kemaren. Tentang keheranan saya. Betapa mereka, para anggota keluarga D-68, tidak berubah (kecuali bertambah tua tentunya...). Cara mereka memandang suatu permasalahan, cara mereka merespons masalah mereka, cara mereka berbicara dan bercerita....

Hhhh.... walaupun saya tidak ingat pasti alasan saya pindah dari D-68, tapi saya yakin bahwa itu adalah keputusan yang terbaik yang tidak pernah saya sesali.

O iya, disana saya ketemu Bu Nanik, Mas Avi beserta istri dan anaknya

Sendowo D-68 (part 2)

(part 2)

Sebenarnya saya cuman mau cerita sedikit menambahkan yang kemaren. Tentang keheranan saya. Betapa mereka, para anggota keluarga D-68, tidak berubah (kecuali bertambah tua tentunya...). Cara mereka memandang suatu permasalahan, cara mereka merespons masalah mereka, cara mereka berbicara dan bercerita....

Hhhh.... walaupun saya tidak ingat pasti alasan saya pindah dari D-68, tapi saya yakin bahwa itu adalah keputusan yang terbaik yang tidak pernah saya sesali.

O iya, disana saya ketemu Bu Nanik, Mas Avi beserta istri

Sendowo D-68 (part 2)

(part 2)

Sebenarnya saya cuman mau cerita sedikit menambahkan yang kemaren. Tentang keheranan saya. Betapa mereka, para anggota keluarga D-68, tidak berubah (kecuali bertambah tua tentunya...). Cara mereka memandang suatu permasalahan, cara mereka merespons masalah mereka, cara mereka berbicara dan bercerita....

Hhhh.... walaupun saya tidak ingat pasti alasan saya pindah dari D-68, tapi saya yakin bahwa itu adalah keputusan yang terbaik yang tidak pernah saya sesali.

O iya, disana saya ketemu Bu Nanik, Mas Avi dan

Sendowo D-68 (part 2)

(part 2)

Sebenarnya saya cuman mau cerita sedikit menambahkan yang kemaren. Tentang keheranan saya. Betapa mereka, para anggota keluarga D-68, tidak berubah (kecuali bertambah tua tentunya...). Cara mereka memandang suatu permasalahan, cara mereka merespons masalah mereka, cara mereka berbicara dan bercerita....

Hhhh.... walaupun saya tidak ingat pasti alasan saya pindah dari D-68, tapi saya yakin bahwa itu adalah keputusan yang terbaik yang tidak pernah saya sesali.

O iya, disana saya ketemu Bu

Sendowo D-68 (part 2)

(part 2)

Sebenarnya saya cuman mau cerita sedikit menambahkan yang kemaren. Tentang keheranan saya. Betapa mereka, para anggota keluarga D-68, tidak berubah (kecuali bertambah tua tentunya...). Cara mereka memandang suatu permasalahan, cara mereka merespons masalah mereka, cara mereka berbicara dan bercerita....

Hhhh.... walaupun saya tidak ingat pasti alasan saya pindah dari D-68, tapi saya yakin bahwa itu adalah keputusan yang terbaik yang tidak pernah saya sesali.

O iya, saya